Tag Archives: politik

Masa Kampanye : Saat Indonesia Begitu Kotor

Judul di atas dibuat dengan begitu hati-hati, sehingga terdengar sedikit lebih halus dibandingkan dengan apa yang sebenarnya Kutu maksud. Indonesia (khususnya di Jakarta, tempat tinggal Kutu), akan menjadi begitu jorok, kotor, gembel, dan … silahkan sebut kata-kata buruk lainnya, setiap diadakannya event yang bernama Pemilu.

Selain maksud dan tujuan awalnya untuk memilih Presiden dan Wakil Rakyat, Pemilu benar-benar memberikan dampak buruk buat penduduk Indonesia. Habisnya dana negara sebanyak ratusan triliun rupiah (entah untuk apa saja), penuhnya rumah sakit jiwa oleh caleg-caleg gagal, dan ditambah lagi dengan penuhnya ruang publik dengan bendera, sticker, poster, spanduk, dan ornamen-ornamen kampanye lainnya yang begitu merusak pemandangan.

Anehnya, semua orang seperti tutup mata dengan hal ini. Memang sih, kalau hanya muncul dari perseorangan, misalnya ada 1 orang yang keliling mencabut ornamen-ornamen kampanye tersebut, malah akan menjadi masalah. Syukur-syukur orang itu gak sampai meninggal karena dihajar sampai babak belur oleh simpatisan partai atau caleg yang ornamennya dia cabut. Baca lebih lanjut

Iklan

Aditya vs GM Asrama President (1)

Postingan ini saya maksudkan sebagai wujud ketidakpuasan saya dengan pengelolaan asrama President University. Kalo soal teke bengek perumahan sih g ada masalah, tapi dikarenakan saya juga menjadi seorang entrepeneurship di asrama (dengan dagangan galon qualita dan snack kriuk saya), semuanya menjadi masalah besar.

Dahulunya, waktu saya masih first year dengan RA (resident assistant) masih dipegang Pak Toha dan Bu Elas, suasana dormitory bener2 kayak asrama. Belum ada asrama AC, pengelolaan juga jelas. Pokoknya asrama banget deh perasaannya. Kedua RA itu pun sangat mengayomi kita2, berasa banget deh.

Namun sekarang semuanya berbeda, saya ceritakan urutan kisahnya ya…

Cerita ini dimulai ketika distributor air Qualita yang selalu ngirim air ke dorm saya tiap hari, bilang ke saya. “Mas, denger2 dari bos katanya gak boleh lagi jualan Qualita dsini. Bos tadi ditelepon sama GM (a.k.a General Manager, saya tak akan menyebut nama GM itu, dah tahu sendiri deh …)” Saya pun kaget dan langsung bilang dengan tenang, “Yaudah mas, nanti deh saya coba ngomong ma GM.”

Namun apa daya, beberapa hari GM itu gak ada di tempat jadi saya gak bisa ketemu dy. Nah, tiba2 teman saya, yang secara tidak langsung juga saingan saya karena dia berjualan galon AQUA, momo, dateng sama saya truz menanyakan tentang kasus saya sama GM. Ternyata dia didatengin langsung ma GM n bilang klo dia disuruh minta izin buat jualan Aqua. Di saat yang sama, GM juga bilang kalo saya DILARANG buat jualan Qualita karena saya memiliki merk yang sama dengan yang dipunyai pengelola.
Baca lebih lanjut