Post Match : Juventus vs Dortmund – Sang Juara Belum Panas

Juve Dortmund 1

26 Juli 2015, setelah sekian lama berlibur, bola sepak itu pun kembali bergulir di kaki-kaki para pemain Juventus dalam suatu pertandingan. Walaupun hanya sebuah pertandingan persahabatan, yang penting kita bisa kembali menyaksikan Gianluigi Buffon dkk menunjukkan permainan menarik mereka. Walau hasil akhirnya mungkin sedikit tidak sesuai harapan.

Adalah AFG Arena, stadion yang merupakan kandang dari klub FC St. Gallen, yang menjadi saksi pertandingan pertama Juventus musim ini. Stadion berkapasitas 20.000 penonton tersebut pun dipenuhi oleh para Juventini dan juga pendukung Borussia Dortmund, lawan Juventus di pertandingan persahabatan kali ini.

Line-Up Juventus vs Dortmund :

Juve Dortmund 6

Gianluigi Buffon
Patrice Evra
Leonardo Bonucci
Andrea Barzagli
Martin Caceres
Andres Tello
Claudio Marchisio
Paul Pogba
Paulo Dybala
Alvaro Morata
Mario Mandzukic

Di luar dugaan, Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, tidak menggunakan formasi 3-5-2 yang merupakan pakem Juventus musim lalu. Ia lebih memilih menggunakan formasi 4-3-1-2 yang merupakan formasi andalannya saat melatih AC Milan dahulu. Allegri juga membuat kejutan dengan memasukkan Andres Tello untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sami Khedira, yang harus absen karena cedera. Selain Khedira, Fernando Llorente dan Rubinho juga tidak bisa ambil bagian dalam pertandingan ini karena cedera.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Ketika peluit kick-off babak pertama berbunyi, kedua tim langsung saling menyerang, walaupun Dortmund terlihat lebih menguasai jalannya pertandingan. Ini merupakan pertandingan persahabatan ke-6 bagi Dortmund di awal musim ini, wajar pemain mereka tampak lebih taktis dan fit. Mereka pun akan memulai musim ini lebih awal, karena mereka harus mengikuti kualifikasi Champions League.

Juve Dortmund

Pola penyerangan Juventus jelas sekali terlihat. Dybala di-plot sebagai playmaker, untuk mendukung Morata dan Mandzukic. Morata sendiri didorong untuk bergerak melebar, dan menyuplai bole ke Mandzukic. Namun pola ini tidak terlalu berkembang karena Dortmund terus menguasai bola. Mereka bahkan bisa membuat peluang emas lewat sepakan kaki Henrikh Mkhitaryan. Beruntung Buffon masih bisa menepis bola ke luar.

Pada menit ke-5, baru Juventus mendapatkan peluang setelah Morata membuat umpan dari sisi kanan pertahanan Dortmund ke tiang jauh. Caceres yang menunggu di sana langsung melakukan tendangan first time, sayang arahnya masih jauh ke atas gawang Dortmund. Caceres sendiri sepertinya menjadi titik lemah Juventus dalam pertandingan kali ini. Dirinya dan Tello yang dipercaya menjaga sisi kanan pertahanan Juve berkali-kali kebobolan oleh tusukan-tusukan Mkhitaryan. Beruntung gawang Juve dikawal dengan baik oleh Buffon, sehingga skor tetap kacamata 0-0.

Juve Dortmund 4

Sekitar menit ke-13, Dybala baru bisa mengeluarkan magisnya dengan memberikan umpan manis kepada Morata yang berhasil lolos sekalipun dikawal 2 pemain Dortmund. Sayang, setelah berada di kotak pinalti, Morata melakukan tendangan yang arahnya sangat melenceng di atas gawang Dortmund. Peluang itu merupakan salah satu dari sedikit peluang yang didapat oleh Juventus. Hal ini diakibatkan jarak pemain tengah dan pemain depan Juve yang terlalu jauh, sehingga aliran bola menjadi tidak lancar. Berkali-kali aliran bola harus berhenti karena intercept para pemain Dortmund di lapangan tengah.

Menit ke-28, Dybala lepas dari pengawalan bek-bek Dortmund dan terpaksa dijatuhkan di depan kotak pinalti Dortmund. Di sinilah kehadiran Pirlo dirindukan, karena selain dirinya dan Tevez, tidak ada lagi yang bisa dipercaya menendang tendangan bebas dengan baik. Kali ini, Dybala dipercaya untuk melakukan tendangan, walau akhirnya tendangan tersebut melayang jauh ke atas. Di menit ke 37, Dybala kembali mendapat tendangan bebas di jarak yang sama dengan tendangan bebas pertamanya. Kali ini, dia berhasil memberikan umpan yang baik kepada Mandzukic. Sayang sundulan mantan pemain Bayern Muenchen itu masih melayang di atas mistar gawang Dortmund. Pertandingan pun menjadi seru.

Juve Dortmund 7

Di sisi lain, Dortmund juga tidak mengendurkan serangan. Setelah tendangan Kevin Kampl dari sisi kanan masih mampu ditepis Buffon, mereka terus mengalirkan bola ke arah kiri, tempat Mkhitaryan berada. Kesabaran mereka berbuah manis di menit ke-40. Lewat sebuah serangan balik, bola pun meluncur ke kaki Mkhitaryan di sisi kiri, tempat Caceres dan Tello seharusnya berada. Kali ini, Mkhitaryan berhasil memberikan umpan mendatar yang manis kepada Pierre-Emerick Aubameyang yang telah menunggu di tengah. Ia pun meluncurkan tendangan keras ke arah kanan gawang Buffon. Penjaga gawang nomor 1 Italia tersebut pun tak bisa berbuat banyak dan terpaksa menyerah. 1-0 untuk Dortmund. Skor bertahan hingga babak pertama usai.

Jalannya Pertandingan babak Kedua

Pada babak kedua, Allegri memutuskan untuk mengubah formasi dan kembali ke pakem musim lalu 3-5-2, yang bisa berubah menjadi 5-3-2. Caceres digantikan oleh Lichtsteiner, Barzagli digantikan oleh Rugani, sedangkan Evra digantikan oleh Padoin. Tello pun digantikan oleh Sturaro, yang sebelumnya diramalkan akan menjadi starting line-up bila Khedira tidak bisa bermain. Akibat perubahan formasi, Dybala pun terpaksa ditarik keluar untuk memberikan tempat pada Chiellini di belakang. Baru jalan beberapa menit, Mandzukic diganti oleh Simone Zaza. Buffon pun digantikan oleh sang calon penerus, Neto Murara.

Juve Dortmund 5

Neto, yang merupakan mantan kiper Fiorentina, langsung memberikan impresi yang baik. Babak kedua baru berjalan beberapa menit, ia langsung melakukan penyelamatan. Hal ini terus berlangsung hingga akhir pertandingan, di mana pertahanan Juve berkali-kali jebol oleh penyerang Dortmund. Neto pun terpaksa berjibaku melakukan penyelamatan demi penyelamatan agar gawang Juve tetap aman. Dengan penampilan seperti ini, ia sepertinya bisa menjadi penerus yang baik untuk Gianluigi Buffon.

Petaka kembali terjadi di menit ke-63, di mana Dortmund kembali melakukan serangan balik cepat, kali ini lewat kaki Marco Reus. Reus terus menusuk pertahanan Juve. Ia bahkan berhasil menggocek Bonucci hingga terjatuh, untuk kemudian menaklukkan Neto dengan menendang bola ke tiang dekat. Skor berubah 2-0 untuk Dortmund.

Juve Dortmund 2

Setelah gol kedua tersebut, Dortmund mulai memasukkan pemain-pemain cadangannya. Hal ini juga diikuti oleh Allegri yang ingin mengistirahatkan semua pemain utamanya, dan memasukkan pemain-pemain pengganti. Alberto Cerri masuk menggantikan Marchisio, dan Giulio Parodi menggantikan Bonucci. Bahkan pemain yang didatangkan dari Boca Juniors, Guido Vadala, juga masuk menggantikan Paul Pogba. Sejak itu tempo permainan meningkat, dan pemain Juve tampak masih bisa mengimbangi. Sepertinya, dalam sesi latihan yang sudah berjalan, Allegri baru menitik beratkan pada pemulihan fisik, belum sampai pada implementasi taktik.

Sayangnya, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Skor akhir 2-0 untuk Dortmund.

Konferensi Pers Allegri Selepas Pertandingan

Juve Dortmund 3

“Terlepas dari hasil akhirnya, pertandingan tadi merupakan latihan yang baik untuk kami. Yang terpenting adalah tidak ada pemain yang cedera menjelang Final Piala Super Italia di Shanghai. Saat ini persiapan kami masih terlalu dini, namun sudah ada beberapa poin plus yang bisa kami ambil. Kami sudah bisa mengalirkan bola dengan baik, namun kami tidak bida menciptakan peluang. Kami punya banyak pemain muda di lapangan dan pertandingan tadi merupakan latihan yang baik. Kini kami harus membumi dan kembali bekerja.”

Poin-Poin Penting yang Bisa Diambil dari Pertandingan Juventus vs Dortmund

  • Neto tampak sudah siap menggantikan Buffon, posisi Kiper berarti aman untuk beberapa musim ke depan.
  • Allegri masih penasaran dengan formasi 3-5-2. Semoga ia tidak mencobanya di pertandingan-pertandingan penting.
  • Dybala, Morata, dan Mandzukic sama-sama mempunyai skill yang baik, namun mereka harus meningkatkan kerja sama mereka apabila Allegri ‘ngotot’ ingin memasang 2 striker + 1 playmaker.
  • Dybala harus lebih sering-sering latihan Free Kick.
  • Caceres masih belum kembali ke performa tertinggi, Lichsteiner kembali tanpa saingan.

Sampai jumpa di pertandingan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s