Di Bawah Naungan Kubah

Under The Dome

Under The Dome

Mungkin ada beberapa pembaca yang langsung menebak-nebak (dari judul di atas) kalau Kutu akan membahas sebuah buku, anda BENAR. Tapi kalau kalian mengira Kutu akan membahas buku karya Haji Abdul Malik yang mempunyai judul yang tak jauh beda, maka anda SALAH.

Kutu ingin ngoceh-ngoceh dikit (boleh kan yah) soal karya sang maestro novel Mystery dan Science Fiction terkenal, Stephen King. Judulnya Under The Dome … Dari judulnya aja udah kebayang yah ceritanya bakal gmana. Sebuah kota kecil di Maine, Amerika Serikat yang bernama Chester’s Mill tiba-tiba terkurung oleh kubah raksasa yang tidak bisa ditembus, bahkan oleh rudal militer sekalipun.

Gambaran besarnya, warga yang terjebak di dalam kubah  (mereka menyebutnya The Dome) seperti kumpulan ikan yang berada di dalam akuarium, hanya bisa berputar-putar ke sana ke mari tanpa tujuan yang jelas. Nah, sayangnya manusia bukan ikan yang bisa terus berenang dengan tenang, ada ego dan kepentingan-kepentingan beberapa individu yang ingin diutamakan, dari situlah konflik timbul. Seperti biasa, manusia cenderung untuk membuat masalah (lagi), sekalipun sudah mempunyai banyak masalah😀

Di dalam buku ini banyak sekali tokoh yang muncul, sepertinya Stephen King ingin menulis nama setiap penghuni Chester’s Mill yang banyak sekali itu dalam buku ini. Ada Dale ‘Barbie’ Barbara, seorang mantan perwira militer yang terfitnah hingga akhirnya bermasalah dengan beberapa penduduk Chester’s Mill. Julia Shumway, anak seorang jurnalis yang akhirnya meneruskan profesi orang tuanya secara indie. Junior Rennie, pemuda dengan perilaku yang ‘bermasalah’ hingga akhirnya (atau mungkin memang ini sebabnya) ia terkena Kanker Otak. Dan lain-lain …

Dari sekian banyak aspek yang disinggung secara tersirat dalam buku ini, ada beberapa hal yang Kutu akan terus ingat :

Dunia yang Penuh Intrik

Sejak kebohongan ditemukan di dunia ini (entah kapan itu dimulai), sepertinya hal itu menjadi semacam virus yang telah menjangkiti mayoritas umat manusia. Mungkin hanya sedikit orang yang tidak pernah berbohong seumur hidupnya. Stephen King di buku ini menceritakan bagaimana Big Jim Rennie, yang merupakan pemimpin di Chester’s Mill, menutupi perbuatan-perbuatan kejinya dengan hal-hal yang terlihat baik. Begitu mudahnya ia mempengaruhi masyarakat, dan menjadikan mereka boneka.

Kutu jadi berpikir, jangan-jangan para tokoh yang kita puja-puja di dunia ini juga seperti itu. Dan sebaliknya, orang yang kita cela sebenarnya adalah orang baik yang sedang terkena fitnah. Gak mustahil sih, jadi ya waspada aja …

Global Warming

Sedikit saja perubahan yang terjadi terhadap alam, Chester’s Mill yang terkurung kubah itu langsung bergejolak. Asap menjadi isu utama, dan sebenarnya itu adalah fenomena yang terjadi di dunia nyata. Kita pastinya sadar berapa asap yang kita keluarkan sehari-hari, hanya saja dampaknya tidak langsung kita rasakan. Kalau kita tidak mulai berubah dari sekarang, anak cucu kita bisa jadi korban.

*****

NB : Ketika mengambil keputusan atau sikap, seharusnya kita lebih mendahulukan akal sehat dan hati, bukannya ego dan emosi.

3 responses to “Di Bawah Naungan Kubah

  1. Perbuatan adalah cerminan isi hati. Jika hati dipenuhi kebaikan maka sikap dan tindakan akan baik pun sebaliknya.

  2. Durian mengandung banyak asam amino triptofan yang berguna untuk mengurangi rasa gelisah depresi dan mengobati insomnia

  3. A goal without action is just like a dead head Do it now or you will be regretful because of missing a valuable chance

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s