Money-Oriented, haruskah ?

Money Oriented

Money Oriented

Pada suatu hari, nenek kutu berkata kepada kutu dan cucu-cucunya yang lain:

Nenek Kutu : “Mbok yah ada kek gitu cucu nenek yang jadi artis, biar bisa masuk tv.”

Kutu : “Emangnya kalau jadi artis pasti bahagia ya nek, berarti segala-galanya gitu ?”

Nenek Kutu : “Ya nggak begitu juga sih, tapi kan hidupnya pasti terjamin kalo bisa jadi orang kaya. Daripada kamu, senengnya jalan-jalan gak karuan. Malah ngabis-ngabisin duit aja.”

Kutu : “Kutu kan gak sekedar jalan-jalan Nek. Di sana Kutu mempelajari bagaimana berinteraksi dengan alam, mempelajari budaya lokal di sana, sekalian nyari informasi buat majalah Kutu.”

Nenek Kutu : “Majalah? Emang kamu bisa bikin majalah? Laku gak?”

Kutu : “Iya dunk Nek, tapi majalahnya gak dijual, tapi dibagiin gratis gitu di Internet.”

Nenek Kutu : “Lho, truz gak ada duitnya donk? Ngapain kamu capek-capek ngerjain itu kalau gak ada duitnya?”

Kutu : “Ini kan proyek amal Nek, Toh Kutu nyaman koq Nek ngelakuinnya. Prinsip Kutu, kalo cari duit yah kerja beneran, nah sisa waktunya harus kita gunain buat berbagi untuk sesama.”

Nenek Kutu : “Terserah kamulah …”

Mungkin banyak di antara orang tua kita atau bahkan kita sendiri yang berpikir bahwa uang adalah segalanya, tapi sadarkah kita bahwa banyak yang lebih berharga dari itu. Persahabatan, wawasan yang luas, dan kesenangan berbagi dengan sesama manusia adalah beberapa contoh hal yang gak bisa kita dapat begitu saja dengan uang …

12 responses to “Money-Oriented, haruskah ?

  1. Uang memang penting, meski bukan segalanya.
    Tapi kenyataannya kalau ada uang bisa percepat urusan…
    Salam Mas Aditya…

    Kutu : Perbanyak teman juga bisa percepaturusan mas, jalannya halal lagi ^^

  2. perlu mengubah pola pikir kita, meski secara logika kita tetap butuh yang namanya uang

    KUTU : Cuma butuh ubah prioritas koq, dari kebutuhan primer ke kebutuhan sekunder. Tetep butuh dan harus dicari, tapi jangan berat untuk berbagi … kan cuma titipan, bukan punya kita seutuhnya ^^

  3. cari uang secukupnya,
    nikmati juga waktu luang secukupnya

    KUTU : Yupp, jadi manusia dah sepatutnya banyak beramal kan mbak y ^^

  4. uang memang penting sangat penting tapi segalanya bagi kita

    KUTU : Gak ada kata yang terlewat keketik mas? ^^

  5. uang untuk apa? hidup. hidup untuk apa? beramal dan beribadah. jadi jawabannya ya: carilah uang untuk beramal dan beribadah, bukan untuk pamer atau foya2😀

    KUTU : Mbak ku yang satu ini bijak sekali sih, hee … kapan ke Indo lagi mbak’e

  6. uang memang penting, walau bukan berarti segalanya.
    dengan adanya uang, kita bisa bersedekah dan membantu orang lain, juga bisa berbuat lebih banyak bagi kesenangan kita yg bisa dibagi dgn banyak orang, ,keluarga, sahabat juga kerabat.
    salam

    KUTU : Hayo … bunda nanti kalau jadi nenek mau memperlakukan cucunya kayak gmana, wkwkwk

  7. Mantab….
    Banyak teman, banyak rezeki…
    tapi harus di sinkronisasi dengan sebenar2nya.. biar adil…
    Sukses selalu….

    KUTU : Walau terkadang banyak yang lebih mendahulukan satu hal daripada hal yang lain ^^

  8. Memang uang bukan segalanya bro, tapi hampir segalanya butuh uang …
    Buat pipis aja kita harus bayar … Hahahaha …

    KUTU : No comment ahh, speechless, wkwkwk ^^

  9. Uang itu penting, gak bisa dipungkiri. Tapi uang bukan segalanya. Jadi dibilang money oriented, ya harusnya jangan terlalu berorientasi pada uang.😀

  10. Majalahnya mana, dit?😀

    KUTU : masuk aja ke web ini mbak : http://backpackinmagazine.com/

  11. Jangan selalu katakan masih ada waktu atau nanti saja Lakukan segera gunakan waktumu dengan bijak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s