Get Ready : Sastra Reboan #22

Sastra Reboan

Sastra Reboan

Di tahun 2010 ini, orang-orang selalu berharap pada suatu perubahan yang berarti dalam hidupnya. Maklum, tahun berganti. Pepatah mengatakan; hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik daripada hari ini. Dan jika tidak, berarti kita termasuk orang-orang yang merugi. Berkaca pada beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini, maka di bulan pertama tahun ini, Sastra Reboan mengangkat tema : Tak Ada Beda!

Mengapa tema ”Tak Ada Beda!” diangkat? Hal ini berkenaan dengan isu pruralisme yang menguat sepeninggal Gus Dur, sedang di Amerika diperingati juga hari Marthin Luther King Jr yang pernah mengidamkan persamaan hak antara kulit putih dan kulit hitam. Di dunia sastra, yang notabene sangat universal, isu rasisme, keagamaan, maupun chauvinisme sangat bisa jadi muncul. Oleh karena itu, sebagai panggung yang egaliter, Sastra Reboan berusaha merangkul semua pihak untuk bersama merayakan hidup melalui sastra.

Dalam kesempatan kali ini, Paguyuban Sastra Rabu Malam akan menampilkan penyair-penyair perempuan yang suka menuliskan puisinya melalui facebook. Mereka telah melahirkan sebuah bunga rampai yang diberi judul ”Merah yang Meremah.” Terdiri dari Dewi Maharani, Faradina Izdhihary, Helga Worotitjan, Kwek Li Na, Nona Muchtar, Pratiwi Setyaningrum, Susy Ayu, Shinta Miranda, Tina K, dan Weni Suryandari. Pun ada pembacaan puisi-puisi yang dibuat oleh para penyair cyborg (penyair yang kerap menuliskan puisinya di dunia maya –red) yang ditujukan untuk Gus Dur (alm) yang pernah dimuat di Rubrik Oase www.kompas.com serta penampilan penyair muda, Pringadi Abdi. Selain itu, Sastra Reboan juga menampilkan Cerpenis Ana Mustamin dan Dramawan Putu Wijaya yang hendak menyajikan sesuatu yang pastinya sangat bermanfaat dan bermakna bagi kita semua.

Sebuah novel bertajuk ”Dan Segalanya Menghilang” yang terbit di bulan Juli 2009 lalu, yang merupakan karya anggota Paguyuban Sastra Rabu Malam, Deddy Tri Riyadi ini, akan dikupas oleh seorang pembaca. Juga ada dua buah band indie yang akan mengakrabkan suasana Sastra Reboan kali ini yaitu Margonda City dan The Kost. Siapa mereka dan bagaimana musiknya, mari kita dengarkan dengan hati yang riang menyambut tahun 2010 ini.

Untuk itu, kami dari Paguyuban Sastra Rabu Malam, sekali lagi mengundang anda sekalian untuk turut hadir dan merayakan Sastra pada hari Rabu, 27 Januari 2010 pukul 19.00 – 22.00 WIB bertempat di Warung Apresiasi Seni dan Budaya, Bulungan, Jakarta Selatan.

Salam Sastra!


Sie Acara Sastra Reboan

26 responses to “Get Ready : Sastra Reboan #22

  1. wah..mantap sekali tuh…^_^ semoga makin berjaya sastra di Indonesia..

  2. hiks ada pak sapardi, Kutu jemput bundo yach..

  3. sepertinya seru,,,

  4. Owhhh..ini toh acarax..
    Pingin sey..tpi aq msh buta kota.. >,<

    yee …klo masalah buta kota ya nanti adit tunjukkin tempatnya klo chie mang mw dateng. Gak ada acara lain kah ?

  5. (maaf) izin mengamankan KELIMAAAXXXZ dulu. Boleh kan?!
    Wuih, seru banget. Lebih seru dari pada kelimaaaxxxz

  6. Hebat, pasar malam ada acara sastranya juga….Semoga yang datang buka hanya ngeliat hiburannya saja ya, tetapi juga mendapat ilmu dari pagelaran sastranya….

    sepertinya mbak salah paham deh, PASAR MALAM itu kepanjangan dari Paguyuban Sastra Rabu MAlam, jadi bukan pasar malam kayak biasa. Sehingga di Reboan itu yah full sastra semua, klo ada hiburannya pun pasti berhubungan dengan sastra atau sebuah ideologi, gt deh ^^

  7. wah gak bisa mendengar pembacaan puisinya
    padahalkepingin banget belajar dari mendengarkan

  8. Kalo dri radio dalam dket g dit??

    deket lah … kan ini di bulungan, deket Blok M

  9. hehe aya aya ae, di daeraku belum pernah ada yang seperti itu.

  10. andaikan dekat diriku hadir neh …..

  11. Selamat pagi sahabatku.
    Saya berkunjung untuk berkenalan dan silaturahmi serta menyerap ilmu disini.
    Saya juga ingin memperkenalkan blog yang baru soft opening yaitu Pensioner.
    Sebagai newbie mohon masukan,kritik dan saran dari para senior agar blog saya ini menarik dan bermanfaat
    Terima kasih, salam hangat dari Surabaya.

  12. ramai, ya? selamat menikmati…
    terima kasih udah komentar di aku. menurut kamu gimana para bangsawan jaman dulu yang punya perpustyakaan pribadi yang sangat gede?

  13. Wah, sayangnya jauh…
    Kalo jalan ke Jogja saya mau datang😀

  14. ah, coba acaranya diadakan di Sby …pasti dtng dech

  15. Wah hanya bisa tunggu postingannya saja, karena lokasi acara jauh dari tempat tinggal, lagi nggak ada ongkos untuk tiket dan penginapan.

  16. aku suka yang nyastra2 kutcay..

  17. Aq jg mw dtng, kyany seru… Tp ga tw tmptny,, gmn dunks???

  18. Sy sangat awam dgn persastraan, SUkses
    Maju terus & Get Ready : Sastra Reboan #22

  19. Mw bgt dtng… Acrny kyany seru, tp syngny bsk hrs jaga mlm, jd ga bs ikt deh… Hiks3..

  20. Mw bgt dtng… Acrny kyany seru, tp syngny bsk hrs jaga mlm, jd ga bs ikt deh… Hiks3…

  21. bunda duduk manis, menunggu dijemput Kutu.
    perginya ngajak bunda kan ?
    salam.

  22. selamat pagi dini hari mas. maaf berkunjung larut malam. maklum jam segini koneksi internet sedang stabil-stabilnya, jadi ya saya manfaatkan buat blogwalking buat menyambung tali silaturahmi kepada semua teman2 netter hehe selamat bermimpi ria.

  23. yaa.. keren pasti acaranya… !!! selama di jakarta, baru satu kali ke Galnas waktu ada pameran video art dan lukisan.. temen kantor ga ada yang tertarik sama seni euy.. so klo ada pengen nnton acara asik kayak gini, ga ada temennya… bsd jauhh.. kacian deh gue.. !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s