Repost : Perempuan Dalam Kelambu (A Mistery)

Aku ingat cerita mu itu
Perempuan dalam kelambu
Malu-malu jengah tersipu
Menatapmu yang dirajam nafsu

Suara-suara buas bathinmu merayu
Perempuan dalam kelambu bermata sayu
Menahan gelora setengah ragu
Tapi akhirnya tergoda maju
Dalam kelambunya yang merah jambu

Aku ingat nanar tatapmu
Pada dinding rumah kontrakan baru
Tangan melinting `camilla’ melaju

Dalam otakmu terlintas wajah itu ayu
Bibirmu memburai cerita panjang rambut nan layu
Kar’na keringat tubuh saling merasuk menyatu
Dan pori-pori pun saling menyapu

Perempuan dalam kelambu mengadu
Ia menggigil dalam hangat pelukmu mendayu

Aku ingat rinai tawamu
Dikupingku merembes sebersit ragu
Tapi kuhempas kar’na itu hanya lalu
Dan aku menyimak dengan sendu

Tapi kasihmu pun tak pernah satu
Kar’na cinta tak pernah mampu berseteru

Lalu aku terhempas bagai debu

Setelah itu kau pun diam dari meramu
Kar’na cerita tlah usai dalam waktu

Perempuan dalam kelambu
Terpaku hasrat dipangku mu
Dalam kelambunya yang merah jambu

Perempuan dalam kelambu
Dalam kelambunya yang merah jambu
Betapa aku mengingat senyummu palsu

Untuk sebuah persahabatan yang dimulai dengan kepalsuan
dalam linting waktu lalu..


Pasti pembaca sekalian bingung, kenapa kutu memposting kembali puisi ini. Dulu kutu sudah pernah menerbitkannya di : Perempuan dalam kelambu (sebuah puisi). Ceritanya begini kawan2, waktu itu kutu sedang liat2 milist PenulisLepas, ehh ketemu sebuah puisi dengan judul Perempuan Dalam Kelambu, yang baru saja kawan2 baca. Pengirimnya adalah bumi.bintang@yahoo.com. Otomatis kutu mengira beliaulah yang mengarang puisi tersebut. Wallahu A’lam ternyata bukan, dan alhamdulillah karena postingan di blog ini, kutu menemukan siapa pengarang sebenarnya. Mengapa kutu tertarik dengan puisi ini? Gak tahu kenapa, kutu merasakan hawa yang lain di puisi ini. Misterius, seksi, elegan adalah tiga kata yang cocok untuknya. Kutu begitu penasaran latar belakang dan proses bagaimana puisi ini dibuat.

Penulis puisi ini adalah seorang wanita yang menolak untuk diungkap jati dirinya. Untungnya dia masih mau mengkontak kutu dan menceritakan semuanya. Mulai dari cerita di balik puisi ini yang berdasarkan sebuah kisah nyata, sampai perasaan yang bergejolak di dalam dirinya. Ternyata benar … Perih, Memuakkan, dan Seksi, ohhh, tidak. Maaf ya kawan kawan, kutu terlalu dibawa emosi ketika menulis postingan ini, semuanya benar2 masuk ke dalam hati kutu. Sebuah realita kehidupan yang banyak terjadi di masyarakat kita,  tentang pengkhianatan cinta dan kemunafikan, tertuang dalam sebuah puisi singkat yang mampu merangkum semuanya.

Salam Hangat untuk tanah serambi Mekkah ^^

Puisimu tak akan pernah hilang dari ingatanku …


7 responses to “Repost : Perempuan Dalam Kelambu (A Mistery)

  1. kadang saya mencerna sebuah puisi sulit sekali. Sampai sekarang saya gak ngerti maksud sajak Aku:mrgreen:
    Salut juga saya, memang KutuBacaBuku apapun harus bisa mengapresiasinya, dan saya pikir sedikit sudah terbukti hehe.
    Trims atas artikelnya yang menarik.🙂

  2. duh, bunda harus mengulang2 utk membaca puisi ini,
    yg terbaca adalah curhat seorang wanita yg mengalami pedihnya hidup, betulkah ?
    bunda selalu mengagumi orang2 yg dpt membuat puisi, bisa menuliskan kata2 yg tersirat dan tersurat jadi rangkaian indah kata2.
    Salam.

  3. Suwer sulit dicerna
    Sampe akhir tetep ga ngerti😦

    • ini kisah tentang seorang wanita yang telah dikhianati orang yang dicintainya … suwer deh mbak klo denger kisah aslinya mbak pasti miris. klo mw tw japri-in kutu aja mbak ^^

  4. dasar…🙂

  5. Hello there, I discovered your site via Google while searching for a similar subject, your site came up, it seems good. I’ve bookmarked it in my google bookmarks.
    Hi there, just turned into alert to your blog thru Google, and located that it is truly informative. I am going to be careful for brussels. I’ll be grateful for those who proceed this in future. Lots of other people will be benefited out of your writing. Cheers!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s