Beginilah cara anak IT menyelesaikan Skripsi

Berhubung kutu lagi (dipaksa untuk) mengerjakan skripsi, maka sudah sewajarnya dunk klo sedikit posting tentang cara kutu menyelesaikan skripsi. Kalo di Universitas Kutu, itu sebenernya gak ada yang namanya Skripsi, tp biasanya disebut dengan istilah Thesis. Walau belum S2 alias baru S1, tetep aja disebutnya Thesis. Maklum, kalo para pencari kutu googling or liat di kamus, adakah versi bahasa Inggris untuk Skripsi? gak ada kan. Ya itu karena istilah skripsi hanya ada di Indonesia, mungkin itu bahasa serapan dari kata dalam bahasa Inggris : Script. Kata kutu-kutu lain sih, kalo di luar negeri itu katanya klo lulus S1 gak perlu bikin skripsi. Cukup ujian biasa kayak anak SMA, lulus deh, hee … enak juga yah.

Ugh, koq jadi OOT, mari kita lanjutkan lagi. Mungkin para pembaca sudah pernah mendengar tentang skripsi, atau bahkan mengerjakan skripsi. Ada yang cuma copy paste skripsi orang, nyalin sebagian besar skripsi orang, atau bahkan saat ini pun ada jasa pembuatan skripsi, hufh. Namun di bidang IT, terutama di kampus saya, semuanya berbeda. Gak ada yang namanya plagiator, atau apalah teknik-teknik lain untuk tidak mengerjakan skripsi sendiri. Beda dengan Binus yang masih membolehkan mahasiswa/i nya untuk mengerjakan skripsi secara kelompok, dan boleh berupa pembahasan tentang sebuah sistem di perusahaan tertentu. Itu kan alamat masih terbuka jalan untuk plagiat. Namun di kampus kutu, yang namanya skripsi itu musti dibikin sendirian, dan bener2 sendirian karena anak2 yang lain juga sibuk dengan skripsi masing-masing. Ada tambahan pula kalo skripsi di kampus kutu itu musti berupa produk. Barang jadi yang bisa digunakan baik untuk optimalisasi sistem, penggunaan di perusahaan, atau mungkin game. Kebayang kan bagaimana kita harus bisa membuat sesuatu yang bisa dibilang baru, dalam tempo hanya 3 bulan, arrrghhhh ….

Sehubungan dengan judul di atas, ada beberapa kebiasaan anak IT ketika menyelesaikan skripsi :

1. Ngedekem di Perpus or tempat sepi buat coding atau mengarang kata.

2. Hanya mau melakukan sesuatu bila deadline sudah di depan mata.

3. Wajib mempunyai koneksi internet biar sambil nulis bisa sekalian maen Twitter, Facebook, or Kaskus.

4. Musti banyak mengkhayal gimana jadinya sistem (makanya jangan heran klo liat anak IT yang lg skripsi kebanyakan bengong)

5. Dll, etc … nanti ditambahin lg deh ^^

15 responses to “Beginilah cara anak IT menyelesaikan Skripsi

  1. semester depan mudah2an saya udah mulai bisa nyicil skripsi..:mrgreen:
    *berdoa*

  2. mantap ya, kecuali agak kontradiksi dengan kegiatan berfesbuk ria. Apa gak terganggu Mas ?
    Seru juga membuat skripsi itu, saya ikut merasakannya walau bukan di bidang IT.
    Salam sukses selalu🙂

    • Hee, itu dia mas. FB bagaikan setan penggoda yang tak kenal usia, hufh hufh. Tp skarang dah mulai mengurangi FBan koq, tp malah beralih ke Twitter, gubrak !!

  3. ayo kutu yang semangat bikin skripsinya, musti menggebu-gebu!!! pesbuk dan segala macamnya kurangi dulu.. yang penting skripsi selesai abis itu kan tenang bisa ngeblog dan BW lagi..

    **pokoknya awas yaaa, klo sampe skripsi kutu keteteran.. pasti bundo jewer!

    ampun bundo … tenang saja. Insya Allah kutu akan menyelesaikan skripsi tepat waktu, tepat harga, dan tepat guna, halah ^^. BTW, BW itu apa sih bundo ??

  4. Hanya mau melakukan sesuatu bila deadline sudah di depan mata.
    itu sih kebiasaan mahasiswa pada umumnya turun temurun

  5. semoga lancar2 saja dlm pengerjaan thesisnya Mas.
    salam.

  6. @sunarsosahlan : Hee, berarti kutu gak enah dunk mas, iya kan? hee …

    @bundadontworry : thx yah bunda … insya Allah bisa selesai tepat waktu deh

  7. tambahin dong: Banyak2in maen gamee..

    note: SEBAGAI REFERENSI THESIS

    ya ga ya ga?
    hahahahaaaaaa

  8. Gyahahaha. What a university life🙂

    klo gak kayak gitu bukan mahasiswa namanya, hee …

  9. Ping-balik: Akhirnya WordpressKu Kembali « KutuBacaBuku

  10. Wah, salah besar tuh! Kalo anak-anak IT di tempat saya mah lebih sering nguber-uber dosen pembimbing😀
    Dan dulu, waktu bikin skripsi, saya pusingnya bukan gara-gara coding, tapi gara-gara Analisis (Analisis Sistem Berjalan dan Analisis Kebutuhan User) *curhat colongan*

  11. waduh saya lgi yg paling rumit bkin skripii,, saya jurusan sejarah di salah satu universitas negeri di indonesia,,, jadi skripsi saya tu ribet banget,,,apalagi sejarah murni,,,banyak g ada data,arsip juga susah,,, mkanya kita jgn pernah melupakan arsip,,walaupun disaat itu kita anggap itu tdk penting, tapi percayalah suatu saat itu akn menjadi sangat penting

  12. yang poin 2 tuh pas banget.
    kudu mepet2 dulu baru mau.

    dulu skripsi aku molor2in sampe dosennya bilang mo kuliah lagi keluar negri. berasa disamber geledek pas denger. tapi untungnya ga pake lama kelar deh program sama laporannya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s