Warisan yang Kejam untuk Malaysia

Yang namanya warisan, bisa saja baik (apalagi kalo menyangkut rupiah, haa), namun ada kalanya buruk. Celakanya, yang namanya warisan itu kan bersifat turun-temurun, jadi susah buat dihilangkan. Hal ini pun kini menimpa Malaysia.

Kutu juga baru tahu dari kawan sesama kutu di negeri sebelah. Jadi di Malaysia itu ada yang namanya Undang-Undang ISA (Internal Security Act) alias Undang-Undang Keamanan Internal. Kemarin lusa baru diadakan demo besar-besaran di sana untuk menentang ISA. Walau alhamdulillah, tak banyak korban berjatuhan, namun situasi di sana tetap saja menegangkan. Entah mengapa pihak aparat kemanan setempat bertindak begitu emosional dengan menyerang massa dengan water cannon dan gas air mata, padahal itu aksi damai lho, paling cuman koar-koar orasi di depan massa doank. Bahkan katanya ada wartawan RCTI yang ikut kena gas air mata, padahal jelas-jelas dia wartawan. Ugh … sadisnya !!!

Kutu, mang ISA tuh apaan sih? MEnurut sumber yang terpercaya dari asosiasi kutu internasional, hee, ISA itu adalah … sebuah undang-undang yang membolehkan Pemerintah dan Aparat Keamanan untuk menangkap dan memenjarakan seseorang yang dianggap mengganggu stabilitas negara tanpa melewati proses peradilan. Yah, mirip jaman waktu Pak Harto jabat Presiden kan banyak tuh yang ditangkep-tangkepin tanpa sebab-musabab, tahu-tahu ilang gitu ajah. Nahh, ISA itu yah mirip kayak undang-undang buat ngelindungin tindakan kayak gitu.

Koq jadi gak adil gitu? emang iyah. Makanya di sana lagi banyak kecaman gitu. Yang lebih anehnya, pemerintah sana pun kayak tutup mata ngeliat aksi kayak gitu, malah keukeuh gak mau utak-atik ISA. Begini nih kata Menteri Hukum Malaysia, Nazri Aziz:

”Para aktivis oposisi hanya bermimpi karena ISA tidak akan dibatalkan,”

Kutu sih tidak memikirkan macem-macem, ini masalah internal Malaysia n orang-orang sana. Tapi ada satu yang kutu kecewa. Apa tuh kutu? truz kenapa judul posting ini pake warisan segala? Nahh, sekarang Kutu jawab dua-duanya yahh. Sebenarnya ISA ini yah warisan dari penjajah Kolonial Inggris, karena itu gak bakal dihapus sama pemerintah Malaysia. Yang kutu sesalkan, bukankah Malaysia itu adalah negeri Muslim seperti Indonesia, mengapa tak memakai sistem Islam saja. Bukankah dalam Islam harus ada saksi dalam segala hal, inilah yang menjadi dasar peradilan, walau caranya berbeda dengan zaman sekarang. Namun itu dimaksudkan untuk mencegah kediktatoran dan kesewenang-wenangan … Tapi ya sudah lah, kutu hanya bisa berharap. Sampai jumpa kawan-kawan…

4 responses to “Warisan yang Kejam untuk Malaysia

  1. nah sekarang kutu bersyukur kan tinggal di Indonesia tercinta
    klo ga kutu pasti dah dibasmi dari dulu😛

  2. wah..wah.. mendingan ngewarisin yang baik2 aja.. kalo nggak yaa gak usah ngewaris apa-apa.. dari pada malah yang jelek2.. hehe

    kunjungan balik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s