Tulisan ini hanyalah segores torehan cinta,
Cinta yang tak akan pernah tergantikan oleh cinta yang lain,
Cinta terbesar setelah cinta pada Allah dan Rasul-Nya,
Cinta yang tak akan pernah kulupakan sepanjang masa.
Cinta yang kini telah jauh pergi meninggalkan diriku,
Namun ia menyisakan goresan luka abadi dalam hatiku,
Menggetarkan seluruh tubuh dan jasad fanaku,
Cinta yang tak akan pernah habis walau termakan oleh waktu.
Matanya yang selalu memancarkan cahaya ke dalam hatiku,
Menerangi hari-hariku dengan kelembutan nan sejuk,
Memberikan semangat dan harapan bagiku tanpa lelah,
Menenangkan hatiku yang sedang gundah-gulana.
Tangannya yang telah hancur demi membesarkan diriku,
Terasa begitu hangat waktu itu menyapa kulitku,
Menyeka air mataku yang berlinang di malam hari,
Mengusap-usap kepalaku dengan penuh belaian sayang.
Badannya yang kurus tak terawat,
Badan yang telah hancur lebur mengandungku selama 9 bulan,
Tak pernah ia pikirkan sedikitpun,
Walaupun kini buah hatinya telah berdiri tegap perkasa.




