Skyview Toilet …

Posted in Tentang dunia, Yang lucu lucu dengan kaitan (tags) , , , , , on 15 Desember 09 by KutuBacaBuku

Mungkin anda telah familiar dengan istilah-istilah seperti “Rooftop Restaurant” atau “Skyview Dinner”, di mana kita bisa merasakan suasana romantis di atap sebuah gedung dengan makan malam, sekedar menikmati pemandangan, atau bahkan dengan dugem (bukan duduk gemetar lho). Coba lihat lagi judul postingan di atas? percaya kah bahwa anda bisa melihat pemandangan-pemandangan indah ketika sedang pipis (uups) a.k.a kencing (uups kuadrat) a.k.a buang air kecil. Inilah bentuknya “Skyview Toilet” yang ingin kutu ceritakan :

Hee, lucu kan. Dengan bentuk yang sederhana, terkesan unik malah, toilet minimalis ini mempunyai sisi lain yang begitu menarik. Pertama-tama maaf yah soalnya toilet ini hanya buat cowok, terserah aja sih klo ada cewek yg mw pipis sambil berdiri ^^. Coba bayangkan bila anda sedang (maaf) pipis, truz bisa sambil ngeliat pemandangan kayak gini :

Sedikit malu gak sih … walau gak keliatan juga, tapi tetep aja ada perasaan gmana gitu. FYI, di bawah itu adalah perempatan persis di depan Lokasari di Daerah Mangga Besar. Tahu kan anekdot :

Kalau mau nyari Jablay, pergi ke Mabes Polri ajah !, lho koq Mabes Polri sih? Iya, kan MAngga BESar POL belok kiRI ^^

Baca selebihnya »

Ricky si Belalang Tempur

Posted in Curahan Hati dengan kaitan (tags) , , , , on 14 Desember 09 by KutuBacaBuku

Mungkin saking tergila2nya kutu sama baja hitam, semuanya jadi kutu sangkut pautkan dengan baja hitam (tenang aja kutu gak hitam koq ^^), termasuk motor. Motor second yang telah setahun menemani kutu ini mang tahan banting banget melewati segala medan dengan suka duka bareng kutu. Belum pernah jatoh sekalipun (dan semoga gak akan pernah), rusak pun gak pernah kecuali kasus bocor oli waktu itu. Kharisma 125 cc ini mang gak karuan bandelnya, mau lewat ujan kek, gurun pasir kek, gak masalah (haa, promosi colongan ^^).

Ini dia kenapa kutu namain motor kutu dengan codename : “Ricky”. Semua gara2 Om kutu yang baru beli kaos baru. Nahh, pas om mau make tuh baju, dengan isengnya dia menempelkan tempelan yang ada di kaos itu ke Belalang Tempur kutu, lengkap dengan ukurannya pula … (Keliatan kan logo “L” di bawahnya). Tapi berhubung terlihat lumayan keren juga (dari mana keren yak??), yaudah kutu biarkan saja dan selanjutnya menjadi panggilan motor kutu.

Nahh, klo foto di sebelah kanan ini beda lagi ceritanya. Pembaca tahu kan waktu lagi heboh penahanan Pak Bibid dan Pak Chandra kita dihimabu untuk mengenakan pita hitam di lengan? Nah, selain mengenakan pita hitam di lengan, kutu juga membuat lipatan pita yang menyerupai logo aids (cuma klo yang ini berwarna hitam, bukan merah), sebagai bentuk dukungan. Pita yang tertempel di spion kutu ini adalah satu di antara pita2 pertama yang kutu bikin, ceilehhh. Mungkin tak akan kutu lepas sampai lem yang merekatkannya hilang terkikis angin, toh gak dimarahin Pak Polisi juga, hee.

Baca selebihnya »

Ternyata Pak Bibid ada di dekat kutu …

Posted in Curahan Hati dengan kaitan (tags) , , , , , on 13 Desember 09 by KutuBacaBuku

Hmm, pasti pembaca tahu dunk seorang pensiunan polisi yang bernama Bapak Irjen (Purn) Dr. Bibid Samad Rianto, MM. Beliau menjadi perhatian karena kasus hukum beliau yang diduga polisi tersangkut korupsi dan penyalahgunaan wewenang dijadikan simbol perjuangan masyarakat akan bobroknya proses hukum di Indonesia. Dan akhirnya setelah perlawanan dan tekanan masyarakat terhadap polisi dan pengadilan, Pak Bibid dan Pak Chandra pun dibebaskan + digantinya Kabareskrim Susno Duadji. Sepertinya hal ini udah gak usah diceritakan lagi yah karena pasti semua pembaca sudah ngerti bahkan mungkin lebih paham daripada kutu. Kutu nge-fans banget n terinspirasi sama beliau, sampe-sampe masang foto beliau sebagai primary photo di FB seperti yang pembaca bisa lihat di sebelah kiri atas. Trus apa menariknya? ternyata kutu tuh gak berada jauh sama Pak Bibid n ada kemungkinan untuk bertemu beliau.

Alkisah tadi pagi kutu lg iseng2 blogwalking n kbetulan nyalain FB cm buat online2an doank. Tiba2 ada temen SMA kutu yang bilang lewat fasilitas chat :

“Dit, lo ngapain masang foto pakde gw di FB lo?”

“Hmm, foto yg mana?”

“Itu, fotonya Pakde Bibid”

“Lho, itu pakde loo … “

“Iya lah, dia itu pakde gw dari nyokap. Ini nyokap gw lagi nyiapin makanan buat selametan di rumahnya dy, coba aja lo liat album photo gw, ada foto dy lg ngaso di rumah tuhh”

Dan setelah kutu cek, dan ternyata benar :

Baca selebihnya »

Dikejar Yang Mengejar …

Posted in Curahan Hati dengan kaitan (tags) , , , , , on 13 Desember 09 by KutuBacaBuku

Hmm, mungkin mendengar judul di atas anda akan teringat dengan film “Catch Me If You Can” yang dibintangi Leonardo Di Caprio. Atau mungkin anda berpikir kutu akan membahas tentang sebuah Grand Prix Formula 1 atau MotoGP. Maaf, anda salah. Kali ini kutu akan membahas sebuah nilai yang kutu dapat dari serial “How I Met Your Mother.” Sebuah lelucon kuno yang memiliki makna begitu mendalam.

Ceritanya dimulai ketika Stella, mantan pacar Ted yang meninggalkannya di atas altar ketika mereka telah begitu dekat dengan pernikahan. Selanjutnya Stella pun rujuk dengan mantan suaminya, Tony. Ketika Ted mengatakan bahwa ia juga ingin menikah seperti Stella dan Tony. Namun Stella tidak menjawabnya dengan nasihat macam2, ataupun kuliah petang, tapi hanya dengan sebuah lelucon.

Stella : Tahukah kau Ted kalau aku pernah kena tilang?

Ted : Hmm, tidak. Kau belum pernah menceritakannya.

Stella : Yah, aku ngebut waktu masih muda dulu dengan mobil ayahku. Melewati sebuah jalanan kota dengan kecepatan tinggi. Kemudian sebuah mobil polisi memaksaku menepi dan seorang polisi pun keluar dan menghampiriku.

Polisi : Selamat siang gadis kecil, tahukah kamu apa kesalahanmu?

Stella : Ya, saya mengebut Pak.

Polisi : Lalu mengapa kau masih melakukannya kalau tahu itu salah?

Stella : Hmm, saya hanya berusaha untuk secepat mungkin sampai di sini, untuk bertemu Bapak !!!

Baca selebihnya »

Banggakah kita akan Indonesia ?

Posted in Event Aktual dengan kaitan (tags) , , , on 12 Desember 09 by KutuBacaBuku

Tahu gak sih pembaca kalo saat init uh kontingen olahraga Indonesia sedang berjuang demi membanggakan Indonesia di kancah asia tenggara dalam event Sea Games ke-25 di Laos? Ada yang tahu dan mungkin ada juga yang tidak. Aneh gak sih …

Kutu teringat ketika kutu masih kecil, hampir seluruh televisi menayangkan pertandingan-pertandingan SEA GAMES, terutama yang ada kontingen Indonesia bertanding. Semua rakyat nontonin tv n dukung olahragawan Indonesia walaupun mereka sebenernya sama sekali gak bisa denger dukungan kita. Tapi kutu ngerasanya saat itu tuh excited banget. Seru-seruan bareng demi kebanggan bangsa Indonesia yang kita cintai ini.

Mari kita kembali dari masa jadul ke masa kini, tahun 2009. Coba sebutkan mana stasiun tv yang menayangkan Sea Games? Mungkin hanya koran-koran dan tabloid olahraga yang “karena keharusan” akhirnya terpaksa memberitakan SEA GAMES. Bahkan bila kita ditanya berapa medali emas yang telah diraih kontingen Indonesia, kutu pun akan geleng2 kepala. Bahkan upacara pembukaan dan penutupannya pun bahkan terkikis oleh popularitas sinetron-sinetron cinta.

Ada fenomena yang menarik di sini. Stasiun televisi sangat logis bila hanya menayangkan tontonan yang dipikir bisa mengundang banyak penonton dan akhirnya menaikkan rating mereka. Itu artinya masyarakat Indonesia memang sudah tidak tertarik lagi dengan pertandingan olahraga yang diikuti kontingen Indonesia. Mengapa kutu berkata begitu? Coba anda lihat bila ada final liga champion, putaran final piala dunia atau grand prix F1 dan motogp, pasti membludak yang ikut nonton bareng. Tapi ini acara sama-sama olahraga, tapi berbeda gengsi namun membawa kebanggaan bangsa. Tapi tak ada masyarakat yang merelakan diri bergadang untuk nonton itu. Baca selebihnya »