Just a History-Break : Kapten Muslihat

Kapten Muslihat

Mungkin ada yang bakal nanya-nanya setelah liat gambar di atas (idihh … kutu kepedean banget gak sih), ini kutu mau posting tentang jalan-jalannya lagi atau gimana yah? Tenang aja, kalo cerita jalan-jalan kan udah pernah dibahas waktu kutu cerita “Cipanas, I’m in Cold”. Jadi mari kali ini kita berbicara tentang sisi lain dari perjalanan tersebut.

Kalau yang emang tinggal di daerah Bogor dan sekitarnya pasti udah tahu banget lokasi di atas. Yap, Jalan Kapten Muslihat yang deket Stasiun Bogor dan Taman Topi pasti sering kalian lewatin. Maaf yah kalau Kutu sedikit norak, tapi jujur, baru sekali ini lihat tuh patung. Pertama kali lihat nama : “Kapten Muslihat” langsung kepikiran kalau nama aslinya Kapten Tipu Muslihat atau terkenal dengan jebakan-jebakan jitunya, tapi alhamdulillah kutu bener-bener ngaco soal hal itu, karena nama beliau memang benar-benar Kapten Anumerta Tubagus Muslihat. Dan uniknya beliau memang benar-benar pahlawan dan tewas tertembak tepat di lokasi berdirinya patung tersebut (duhh, jadi malu malah jadi tempat foto gak jelas kayak gitu).

Tubagus Muslihat

Tubagus Muslihat

Langsung Googling neh ceritanya, ternyata beliau lahir pada hari Senin, 26 Oktober 1926 di Pandeglang. Nah, ketika Jepang ngusir Belanda dari Indonesia, Tubagus Muslihat (waktu itu belum Kapten) adalah seorang juru rawat di RS Kedung Halang, Bogor. Karier militer beliau dimulai di PETA hingga saat kemerdekaan Republik Indonesia, dan berkat jiwa kepemimpinan beliau yang tinggi, beliau langsung diangkat sebagai Komandan Kompi IV Batalyon II TKR (ini lho, TNI jaman jebot) dengan pangkat Letnan Satu.

Cukup dengan biografi beliau, mari kita meluncur ke tanggal 25 Desember 1945, saat pertarungan hebat terjadi ketika Kapten Muslihat (nah, sekarang udah jadi Kapten) dan beberapa anak buahnya menggempur sebuah Kantor Polisi di Jalan Banten (yang sekarang dinamai Jalan Kapten Muslihat) yang diduduki Tentara Inggris. Dirasa pertempuran terus berkepanjangan dan untuk mencegah timbulnya banyak korban, Pejuang kita ini dengan gagah berani lantas berdiri dan menembaki musuh dengan semangat membara. Tanpa terasa olehnya hujaman peluru demi peluru terus menghujani tubuhnya, namun ia tetap berdiri dengan gagah. Semangat nasionalismenya benar-benar diuji hingga sebuah peluru yang (entah bagaimana ini kutu masih bingung, apa ada pembelot yang menembak dari belakang atau bagaimana) bersarang di punggungnya hingga Sang Kapten pun roboh dan kaos putihnya pun berubah merah karena bersimbah darah.

Beruntung beliau sempat dibawa ke rumahnya di daerah Panaragan, Bogor Tengah, dan kepada istrinya yang sedang mengandung, beliau mewasiatkan untuk menyedekahkan uang simpanannya sebanyak Rp 600,- untuk dibagikan kepada fakir miskin. Dengan seruan “Allahu Akbar” … “Allahu Akbar” … “Allahu Akbar” … Jasad Sang Pahlawan Bangsa pun terbang nan jauh ke sana untuk menjemput buah perjuangannya untuk bangsa yang ia cintai, lebih dari dirinya, lebih dari istri maupun keluarganya.

Sebelum itu ia berpesan :

Urang Pasti Meunang jeung Indonesia Bakalan Merdeka

(Kita Pasti Menang dan Indonesia Akan Merdeka)

Tulisan ini bukan karya sejarah, karena banyak sekali biografi Kapten Tubagus Muslihat yang tersebar di jagad Internet yang lebih lengkap dan bisa kita baca. Namun marilah kita menelisik hati kita, apakah kita peduli kepada mereka yang telah mengorbankan jiwa raga mereka, bahkan harta mereka, demi kenikmatan hidup yang kita rasakan sekarang. Pernahkah kita ingat akan mereka? Pernahkah kita membaca kisah-kisah mereka? Semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat kutu dan para pembaca untuk lebih menghargai para Pahlawan dan orang-orang hebat yang telah berkorban demi kita, termasuk orang tua kita dan para guru-guru kita.

Mari dedikasikan hidup kita untuk mereka …

np: Buat tambahan ahh, foto-foto Kutu di Kota Hujan

Di Depan Istana

Di Depan Istana

About these ads

44 responses to “Just a History-Break : Kapten Muslihat

  1. waaa, BOGOR! kok Kutu bisa nongol di sana? jadi pengin pulang.
    makasih ya buat postingnya… baru tahu kisah Kapten Muslihat skrg lho.. jaman kuliah dulu taman topi dan sekitarnya adalah tempat pemberhentian segala macam angkutan umum, sebelum ada terminal Bubulak. yg pasti kalo mo ke stasiun Bogor ya lewat situ.

  2. gagal
    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!

  3. (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
    Sosok pahlawan yang patriotik sekali. Layak menjadi tauladan bagi kita semua.

  4. wah sayang bgt.
    kok ga gentle bgt yah, menembak dari belakang..

  5. kutu yang mana yaaaa?
    ini julie ini julie :D

    julie yang mana yaaa? ini kutcayyy … kutcayyy … ^^

  6. Bundo baru tau dengan kapten muslihat, Bila dilihat dari fotonya seperti bukan pribumi ya Kutcay? pengorbanan yang patut diteladani.

    di foto itu ada Bee ngga ya..? :D

  7. wah photonya kok tidak warna-warni yo? cuma item ama putih doang. kayak photo di KTP ku ini hehe

  8. * Lho…kok “arah tangan yang menunjuk”nya berbeda dengan yg dilakukan Kapten Muslihat…..disuruh ke kiri malah ke kanan.

    * Itulah pejuang sejati….setelah harta, nyawapun diserahkan untuk perjuangan……

  9. Banyak yang tidak menyadari perjuangan para pejuang dahulu…kerjanya hanya berfoya2 menghamburkan uang, tertawa, menghabiskan sisa usia untuk hal2 yang kurang berguna.Semoga kita tidak seperti itu ya….

  10. perjuangan yang harus kita lanjutkan dalam ujud yang berbeda

  11. saya kenal pertama nama kapten muslihat ini ketika di bogor.
    rasa penasaran biasanya saya obati dng cari2 info. beliau ternyata pahlwan, dan org tuanya kok kasih nama muslihat ya?
    **muslihat berarti akal, daya, kiat, kunci, rahasia, resep, siasat, taktik, trik, cara, daya upaya, ikhtiar, usaha.
    ternyata bagus/positif juga ya artinya? kita tahunya muslihat ini dipasangkan dengan kata tipu >> tipu muslihat :)

  12. kualat ntar, lokasi keramat kok dibuat photo gak ngenah … hehehehhe

    ternyata banyak sekali pahlawan yang tdk kita kenal di seantero jagat bumi pertiwi kita, seyogyanya kita meneladani kepahlawanan mereka dengan hal yang berguna ….
    tanpa pamrih memberi, bukan malah menggerogoti …

  13. Assalamu’alaikum,
    Kapten Muslihat, seorang sosok pahlawan yg membanggakan, dengan seringnya kita membaca sejarah, maka kita akan ingat dan tidak melupakan jasa para pahlawan kita, ini salah satu bentuk penghormatan kita thd mereka. (Dewi Yana)

  14. Baru tahu sejarah kapten muslihat itu setelah membaca artikel ini. Saya cari dulu informasi lainnya di mbah google

  15. wah, baru tahu sejarah ttg Kapten Muslihat disini,
    terima kasih ya Kutu, jadi nambah wawasan bunda.
    padahal ibunya bunda tinggal di bogor lho, tapi bunda gak pernah tahu cerita ini.
    berkat Kutu, jadi pinter juga deh bunda.
    terima kasih ya Kutu, anak bunda yg jenius.
    salam.

  16. tu poto lucu banget, haha :lol:

  17. Duh saya ya baru tahu Mas, seumur-umur ya baru tahu dari Mas Kutu ini. Terima kasih sekali atas infonya.
    Salam hangat selalu :)

  18. sebagian besar kisah pahlawan yang kita tau cuma pahlawan-pahlawan besar seperti Diponegoro, Imam Bonjol, dll. tapi masih banyak pahlawan pahlawan besar lainny yang tidak kita ketahui.

  19. Salam Takzim
    Kapten Muslihat, detail sejarahnya ada di musium perjuangan bogor di Jalan Merdeka.
    Sayang musium ini pengunjungnya sangat sedikit kang
    Salam Takzim Batavusqu

  20. :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  21. Leluhur kita banyak mengeluarkan pengorbanan untuk negeri ini tetapi kemerdekaan sampai kini masih hanya untuk segelintir orang saja

  22. Wah jadi sejarahwan ya! Bukan jadi kutu lagi nich?

  23. oia kutu yang mana ya?
    salam kenal ya kutu…

  24. Waduh…saya yang orang Bogor malah baru tau sejarahnya :( huehehehe…

  25. wah.. saya belum pernah ke bogor nih..
    jadi tambah satu lagi pengetahuan tentang sejarah para pahlawan..
    thanks kutu..
    bener juga ya.. diantara kita terkadang lupa sama orang-orang yang rela memperjuangkan negara ini dengan ihlas sampai titik darah penghabisan..
    mari kita kenang mereka dan meneruskan perjuangan mereka…
    loh.. kok jadi semangat gini sih.. heheheh..
    salam hangat,

  26. gak sekalian mampir or cari rumah anak2 cucu kapten Muslihat ??
    hehe

  27. Berkunjung lagi di pagi hari, mau mencari sesuap ilmu dari blog keren milik sahabat.. Hmmm.. Selamat menunaikan aktifitas mas. Salam sukses selalu. SALAM

  28. Kapten Muslihat …
    Itu nama jalan … tempat dimana Mall / Dept Store pertama di kota bogor berdiri …
    Tempat trainer … jalan-jalan dan “jalan-jalan” duluuuuuuu …

    Salam saya

  29. halooo kutu..eh koq kutu bisa nongol disini..hehe…..

  30. wah baru tahu ada yg namanya kapten muslihat..

    nice posting, thx u 4 sharing

  31. Nice experiences bro…
    salam kenal.. ;)

  32. Baru ngeh kalo ada salah satu pahlawan namanya Tubagus Keramat. Dan sungguh mulia lagi, sifatnya.

    Makasih Kutu, ilmuku nambah lagi…

  33. Saya juga termasuk orang yang baru tahu dengan Kapten Muslihat itu. Thanks Kutu, sudah memberitakannya kepada kita semua… :)

  34. hehehe asyik bangt ya rame2….
    persahabatan yg indah :)

  35. Jalan2 truuuuuzz.. kerenlah.
    Makasih buat info sejarahnya, bisa nambah wawasan nusantara niyh!

  36. kunjungan perdana bro, makasih tentang ceritanya, baru tahu ada patung kapten muslihat deket taman topi (nggakngehdotcom). salam :) dari Cilacap

    selamat datang yah di blog kutu … hee, apalagi saya, sekali lihat langsung norak gt n foto2 ^^

  37. kapten muslihat….pahlawan yang ganteng yaaa….hehehe…
    Dan subhanallah….aku merinding membayangkan wasiat dari sang pahlawan.

  38. Ping-balik: Blitztrip : Bogor in a day … « KutuBacaBuku

  39. karunia sapta aprilia

    mau nanya nieh…..
    kalo dari terminal cikarang mau ke jaln kapten muslihat di bogor naik apa ya….

  40. punteeen pisan, eta fotona salah…aya foto anu terbaru di museum perjuangan bogor…nuhun

  41. gag ada tulisan kritikan buat foto kapten muslihat apa ?
    huhu
    saya butuh

  42. Semangat benar-benar sangat kuat,dia sangat peduli terhadap sesama
    beliau sangat luar biasa melawan penjajah.untuk membalas jasa -jasa pahlawan kita harus rajin belajar ok:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s